Bahaya Akibat Terlalu Sering Menghirup Bau Bensin

Ada beberapa orang yang suka menghirup bau bensin ketika sedang isi bahan bakar di SPBU. Apakah Anda salah satunya? Hati-hati! jangan sampai keterusan. Masalahnya, kebiasaan mencium bau bensin dalam jangka waktu panjang bisa membahayakan kesehatan. Ini Bahaya Akibat Terlalu Sering Menghirup Bau Bensin.

Bahaya Akibat Terlalu Sering Menghirup Bau Bensin

Bahaya Akibat Terlalu Sering Menghirup Bau Bensin | Berhati-hatilah jika Anda sering menghirup uap bensin. Tak hanya petugas pom bensin yang kena dampaknya, menghirup uap bensin pada saat mengisi bahan bakar di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) juga berdampak pada kesehatan.

Mencium bau bensin yang menyengat tentunya tak bisa terelakkan. Tapi menurut Wisconsin Department of Health Services, menghirup uap gas yang terjadi selama mengisi bahan bakar dapat meningkatkan masalah kesehatan pada seseorang. Bahaya kesehatan tersebut bisa berefek jangka pendek dan jangka panjang.

Bensin atau petrol (biasa disebut gasoline di Amerika Serikat dan Kanada) merupakan bahan bakar yang dibuat dari minyak mentah yang dimurnikan dan biasanya digunakan untuk bahan bakar mobil, kapal atau sepeda motor.

Sebagian besar orang akan merasa pusing bila lama-lama berada di tempat pengisian bahan bakar. Selain karena baunya yang menyengat, bensin juga mengandung beberapa zat kimia yang berbahaya. Berikut dampak kesehatan serius jika sering menghirup uap bensin :

  • Kerusakan saraf

Menarik napas dalam-dalam untuk menghirup uap bensin dapat mengakibatkan kerusakan sistem saraf, terutama apabila dilakukan berkelanjutan dalam jangka panjang. Lambat laun, menurut National Institute on Drug Abuse, residu uap bensin yang menumpuk dalam tubuh bisa merusak mielin, selubung tipis yang melindungi serabut saraf otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengingat dan melakukan percakapan seperti biasanya. Kerusakan sistem saraf dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kejang otot dan tremor yang kemudian memengaruhi kemampuan seseorang untuk berjalan, membungkuk, dan berbicara.

Baca Juga : Obat Penambah Nafsu Makan

  • Bahaya permanen

Dilansir dari Livestrong, menghirup bau dari bensin ataupun bahan kimia lainnya bisa mengakibatkan kerusakan berbahaya yang sulit untuk dipulihkan. Misalnya, timbulnya penyakit degeneratif, kerusakan otak, kelemahan otot, dan kerusakan sumsum tulang belakang. Bahkan beberapa penderitanya bisa mengalami kerusakan pada indra penciuman dan pendengaran.

  • Mati lemas

Jika kebiasaan menghirup uap bensin ini sudah berlangsung hingga tahunan, residu uap yang melemahkan kerja saraf akan memengaruhi fungsi jantung, paru, dan otak. Pasalnya, kerja organ-organ vital dalam tubuh manusia sangat bergantung pada sistem saraf.

Apabila paru-paru tidak bisa lagi menghirup jumlah oksigen seperti seharusnya, hal ini bisa meningkatkan risiko mati lemas secara tiba-tiba karena Anda perlahan berhenti bernapas. Kerja jantung pun ikut melambat di waktu yang bersamaan hingga akhirnya berhenti.

  • Pusing dan Sakit Kepala

Bahaya pertama akibat menghirup bensin ialah dapat menyebabkan kepala terasa pusing. Efek ini akan meningkat apabila disertai dengan menghirup asap hasil pembakaran bensin yang biasanya terjadi di tempat atau pabrik pembuatan bensin itu sendiri. Sederhananya, pusing ini biasanya disebabkan oleh bau bensin yang begitu menyengat, di samping kandungan-kandungan zat kimia berbahaya yang memang terdapat di dalam bensin. Pusing ini biasanya dapat menyebabkan gangguan koordinasi sehingga membuat seseorang mengalami kesulitan ketika sedang mengemudikan kendaraannya pasca melakukan pengisian.

  • Kanker Tenggorokan

Terkait dengan bahaya menghirup bensin dengan kanker tenggorokan, di mana kanker jenis ini biasanya berbentuk benjolan di sekitar leher. Meskipun pemicu utamanya biasanya berasal dari rokok atau alkohol, namun orang yang sering menghirup bensin juga dapat terancam terkena kanker jenis ini. Kanker ini dapat mempengaruhi bagian tulang rawan (epiglotis) yang bertindak sebagai tutup untuk tenggorokan Anda. Sedemikian sehingga apabila Anda terkena kanker yang satu ini, maka Anda biasanya akan mengalami kesulitan dalam menelan dan merasakan sakit pada bagian telinga.

Baca Juga : Mitos Kesehatan Yang Selama Ini Dipercaya Ternyata Salah Kaprah

| Bahaya Akibat Terlalu Sering Menghirup Bau Bensin |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *