Begini Ciri Tahi Lalat Yang Berpotensi Menjadi Kanker

Tumbuh tahi lalat di wajah maupun bagian tubuh lainnya merupakan hal yang normal terjadi pada kulit manusia. Tahi lalat umumnya tidak berbahaya. Namun, tak tertutup kemungkinan tahi lalat berkembang menjadi kanker kulit. Begini Ciri Tahi Lalat Yang Berpotensi Menjadi Kanker.

Begini Ciri Tahi Lalat Yang Berpotensi Menjadi Kanker

Begini Ciri Tahi Lalat Yang Berpotensi Menjadi Kanker | Konon katanya, tahi lalat merupakan pemanis wajah. Namun, tak semua tahi lalat membuat kita semakin manis. Faktanya tahi lalat dapat juga berbahaya dan bepotensi menjadi kanker. Kanker yang dimaksudkan disini merupakan jenis kanker kulit, yang akan semakin meningkat potensinya apabila terdapat rirawat serupa pada keluarga.

Lakukan pemeriksaan fisik secara rutin untuk mendeteksi munculnya tahi lalat baru terlebih jika terdapat riwayat melanoma/ kanker kulit pada keluarga. Pemeriksaan fisik secara rutin dianjurkan setidaknya sekali dalam sebulan.

Meskipun mayoritas tahi lalat bersifat jinak dan tidak berpotensi mengalami perubahan ke arah keganasan, namun tahi lalat yang timbul pada usia dewasa dan memiliki tampilan yang berbeda dari tahi lalat pada umumnya lah yang perlu diwaspadai. ( Obat Herbal Hidrosalping )

Berikut ciri tahi lalat yang berpotensi menjadi kanker yang mesti anda waspadai :

  • Asimetri

Tahi lalat normal bentuknya simetri sehingga bila Anda membaginya menjadi dua bagian maka akan terlihat sama. Sedangkan pada tahi lalat yang berbahaya bentuknya menjadi tidak sama alias asimetri. Maka itu penting untuk memeriksa setiap sisi tahi lalat.

  • Batasnya tidak jelas

Tahi lalat normal memiliki warna yang berbeda dengan permukaan kulit dan dapat terlihat jelas termasuk pada batasnya. Namun apabila batasnya tidak jelas atau terlihat kabur, bisa jadi itu adalah melanoma bukan tahi lalat. Melanoma adalah sejenis kanker kulit. Tanda lainnya adalah bentuk tahi lalat yang tidak rata atau bisa terangkat dari kulit.

  • Warna lebih gelap

Tahi lalat memang memiliki perbedaan warna dengan permukaan kulit. Biasanya warnanyabadalah coklat. Pada tahi lalat yang berbahaya, warnanya akan menjadi lebih gelap atau memiliki lebih dari dua warna.

  • Diameter bertambah

Tahi lalat biasanya berukuran kecil dan sebenarnya tidak boleh berubah. Jadi apabila ukuran tahi lalat bertambah atau lebih dari 7mm, kondisi itu patut dicurigai. ( Obat Penebalan Otot Jantung )

  • Terjadi perubahan

Ciri lain tahi lalat yang Anda miliki berbahaya adalah adanya perubahan pada tanda tersebut. Tahi lalat yang mengalami perubahan sensasi, pendarahan, gatal, pengerasan kulit, pengelupasan, atau nyeri patut diwaspadai.

Pemeriksaan rutin tahi lalat

Sementara itu, spesialis dermatologi, Dr Kirsty Lau menjelaskan Anda harus meluangkan waktu paling tidak 10 menit untuk melakukan pemeriksaan diri terhadap tahi lalat. Pemeriksaan ini harus rutin dilakukan setiap bulan. Alat yang bisa digunakan untuk memeriksa tahi lalat pun terbilang mudah ditemui di rumah antara lain penggaris, cermin besar, cermin tangan, dan smart phone.

Cara pemeriksaannya dimulai dari tubuh bagian atas dengan cara memijat kulit kepala. Kemudian bagilah rambut ke dalam beberapa bagian dan gunakan ponsel untuk melihat kondisi kulit kepala. Selanjutnya pemeriksaan bisa beralih ke area tubuh. Untuk area yang sulit dijangkau seperti lengan atas, punggung kaki, dan bokong, bisa menggunakan bantuan dari cermin.al

Bagian tubuh lain yang harus diperiksa adalah alat kelamin dan kaki termasuk tumit, telapak kaki, serta bagian di bawah kuku kaki. Bagian-bagian itu terkadang dilupakan untuk diperiksa. Di sisi lain, untuk menjaga kulit agar tidak terkena kanker, oleskan selalu sunblock atau sunscreen yang memiliki SPF minimal 30 setiap hendak beraktivitas luar ruangan. Krim itu berfungsi untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari.

Baca Juga : Deteksi Penyakit Pada Tubuh Melalui Warna Dan Bau Urin

| Begini Ciri Tahi Lalat Yang Berpotensi Menjadi Kanker |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *