Bisa Jadi Menyimpan Bahaya, Ngorok Belum Tentu Tidur Pulas

Bisa Jadi Menyimpan Bahaya, Ngorok Belum Tentu Tidur Pulas. Banyak orang yang menganggap ngorok atau mendengkur sebagai tanda bawa kita tidur dengan sangat dalam dan pulas. Padahal, menurut pakar kesehatan, ngorok bisa jadi adalah tanda dari gangguan tidur yang membuat kita terbangun dengan kondisi tidak segar. Sebenarnya, seperti apa sih penyebab dari mendengkur? Simak selengkapnya dibawah ini.

Bisa Jadi Menyimpan Bahaya, Ngorok Belum Tentu Tidur Pulas

Bisa Jadi Menyimpan Bahaya, Ngorok Belum Tentu Tidur Pulas | Siapa bilang gangguan saat tidur hanya insomnia? Kenyataannya, ngorok alias mendengkur juga menjadi salah satu gangguan yang paling sering dialami saat tidur, baik pada laki-laki maupun perempuan. Sayangnya masih banyak orang yang belum menyadari hal ini. Sebaliknya, mendengkur justru lebih kerap diasosiasikan sebagai tanda bahwa seseorang tidur sangat pulas, dan karena ini, lebih baik tidak sampai membangunkannya.

Padahal dalam medis, mendengkur bisa jadi merupakan suatu gejala yang coba disampaikan oleh tubuh. Tidak hanya berupa bunyi-bunyian yang terkadang mengganggu orang-orang di sekitar, ngorok juga bisa merupakan wake up call untuk mengecek kesehatanmu sendiri. (Obat Darah Tinggi Herbal)

Saat kita mendengkur, terjadi hambatan aliran udara yang melewati saluran pernapasan. Terganggunya aliran ini bisa jadi pada langit-langit mulut, tekak, atau tenggorokan yang akhirnya menyebabkan dengkuran. Penyebab dari masalah ini juga cukup banyak seperti pilek, alergi, kurang tidur, posisi tidur yang tidak tepat, hingga sleep apnea.

Jika sampai mendengkur disebabkan oleh sleep apnea, maka risiko untuk mengalami henti napas saat tidur pun meningkat. Jika sampai henti napas ini terjadi hingga ratusan kali dalam semalam, otak dan tubuh tentu tidak akan mendapatkan asupan oksigen dengan cukup sehingga saat bangun tidur tubuh justru akan mengalami sensasi lelah dan tidak bugar. Selain itu, jika dibiarkan, sleep apnea bisa saja berlanjut menjadi penyakit jantung atau depresi. (Obat Menopause Dini Herbal)

Dalam sebuah penelitian, disebutkan fakta bahwa sering mendengkur atau mengalami sleep apnea bisa meningkatkan risiko stroke. Bagi mereka yang bekerja di tempat yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi, maka kemungkinan untuk mengalami kecelakaan juga meningkat.

Mendengkur tidak selalu sama dengan sleep apnea. Biasanya, mereka yang mengalami sleep apnea akan lebih mudah mengalami sakit kepala saat bangun tidur, hypersomnia atau keinginan untuk tidur dengan berlebihan, mulut kering, susah berkonsentrasi, dan gangguan suasana hati.

Memang, mendengkur memang biasanya terjadi saat kita tidur di fase yang sangat dalam, hanya saja, hal ini bukan berarti kita tidur dengan pulas. Bisa jadi hal ini menandakan adanya gangguan tidur.

Baca Juga : Kebiasaan Sebelum Tidur Yang Dapat Merusak Rambut

| Bisa Jadi Menyimpan Bahaya, Ngorok Belum Tentu Tidur Pulas |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *