Mengantuk Berlebih Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Alzheimer

Tidur malam sudah cukup, tapi kok masih mengantuk terus? Dan itu terjadi bukan cuma satu atau dua kali, tapi hampir setiap hari. Jika anda merasa selalu ingin tidur padahal sudah cukup tidur, hati-hati, penelitian menyebut bahwa Mengantuk Berlebih Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Alzheimer.

Mengantuk Berlebih Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Alzheimer

Mengantuk Berlebih Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Alzheimer | Alzheimer merupakan sebuah kumpulan gejala akibat kematian sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut serta mengecil. Seiring bertambahnya usia, risiko terkena Alzheimer konon lebih besar. Fakta itulah yang mengidentikkan Alzheimer sebagai penyakit lansia.

Mereka yang mengidap Alzheimer akan mudah lupa dengan aktivitas yang sering dilakukan sehari-hari. Penderita juga akan mengalami kesulitan dari segi fungsi kognitif kompleks, seperti kemampuan matematika, aktivitas organisasi, dan lain-lain. Dampaknya, akan ada perubahan tingkah laku yang menonjol, yakni depresi, paranoia, serta agresif.

Mengantuk Di Siang Hari Gejala Alzheimer

Bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga Alzheimer, risiko untuk terkena penyakit ini dapat lebih besar. Orang dengan down syndrome juga memiliki risiko tersendiri terhadap penyakit Alzheimer. Lalu, tahukah Anda bahwa baru-baru ini, para peneliti menemukan kaitan antara mengantuk di siang hari dengan penyakit Alzheimer?

Baca Juga : Obat Pengapuran Sendi Lutut

Dilansir Psychology Today, sebuah penelitian menyebut bahwa mengalami kantuk berlebih di siang hari, merupakan perilaku yang berhubungan dengan risiko terkena Alzheimer. Studi tersebut diterbitkan di jurnal JAMA Neurology.

Penelitian ini diterapkan kepada 238 orang di atas 70 tahun yang tidak mengidap demensia. Mulanya, mereka harus menempuh proses pemindaian otak. Dari situ, diketahui bahwa sebanyak 22,3 persen responden mengalami rasa kantuk di siang hari.

Hal ini tampak lewat peningkatan amilolid di dua bagian otak mereka, yakni cingulate anterior dan cingulate precuneus. Gambaran ini keluar setelah responden melakukan proses pemindaian. Tingkat amiloid yang tinggi pada dua bagian tersebut, konon kerap terlihat pada orang yang mengidap Alzheimer. Walatra Berry Jus

Di sisi lain, melansir dari Liputan6.com, Prashanthi Vemuri selaku Profesor Radiologi di Mayo Clinic, memberi tanggapan bahwa belum ada jawaban yang pasti terkait masalah tidur dan kontribusinya terhadap peningkatan amiloid. Meski demikian, satu yang harus dilakukan oleh setiap orang adalah meningkatkan kualitas tidur demi menjaga kesehatan otak.

Saya berharap agar orang-orang mengerti kebiasaan tidur yang baik itu penting demi memiliki otak yang sehat. Karena, hal ini dapat mencegah peningkatan amiloid yang berkontribusi terhadap Alzheimer,” ujar Vemuri.

Baca Juga : Olahraga Berlebihan Justru Membuat Berat Badan Naik

Mengantuk Berlebih Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Alzheimer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *