Meski Menggemaskan, Jangan Tidur Bareng Kucing, Ini Bahayanya

Saking sayangnya dengan kucing, banyak orang yang malah tidur bersama dengan kucing peliharaan mereka. Tidur bersama dengan kucing kesayangan Anda memang menyenangkan. Namun, Meski Menggemaskan, Jangan Tidur Bareng Kucing, Ini Bahayanya.

Meski Menggemaskan, Jangan Tidur Bareng Kucing, Ini Bahayanya

Meski Menggemaskan, Jangan Tidur Bareng Kucing, Ini Bahayanya | Kucing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan. Hewan ini pun sering mendapat perlakuan istimewa dari pemiliknya, mulai dari makanan, sampai berbagi tempat tidur di kamar. Meski Anda sangat menyayangi “Si Pus”, namun sebaiknya jangan biasakan untuk tidur bersama di kasur. Karena berikut ini bahaya yang didapat jika anda sering tidur dengan kucing :

  • Infeksi protozoa

Penyakit giardiasis, cryptosporidiosis, dan toxoplasmosis adalah penyakit yang dapat ditularkan dari kucing ke manusia. Meskipun sangat tidak mungkin tertular dengan kontak langsung. Untuk menjaga kucing Anda tetap sehat, simpan kucing Anda di dalam rumah dan jadwalkan pemeriksaan tahunan dengan dokter hewan. Dan pastikan, Anda tidak melakukan kesalahan selama merawat kucing tersebut.

  • Infeksi bakteri

Menghabiskan selama 8 jam semalam di dekat kucing berarti Anda mendapatkan sedikit paparan pada sekresi dan eksresi hewan tersebut. Jika Anda memiliki kekebalan tubuh yang kuat, maka kemungkinan Anda tertular penyakit dari kucing tersebut rendah. Namun, jika kekebalan tubuh Anda lemah, hal tersebut akan berdampak buruk bagi Anda.

Sekitar 25.000 orang per tahun mengidap demam cat-scratch, yaitu infeksi bakteri yang dapat berakibat fatal bagi mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah. Penyakit ini dapat ditularkan dari goresan atau gigitan kucing yang terinfeksi. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan getah bening, demam, kelelahan, nyeri otot, dan lain-lain.

  • Infeksi Salmonellosis

Infeksi ini adalah infeksi bakteri lain yang dapat ditularkan oleh kucing kepada manusia. Kucing yang menghabiskan sebagian waktunya di luar rumah kemungkinan besar akan memiliki bakteri. Dan hal tersebut sangat mungkin untuk ditularkan kepada Anda. Manusia dapat terinfeksi melalui kontak dengan kotoran kucing yang sakit. Pada manusia, penyakit ini menyebabkan diare, demam, dan sakit perut. (Obat Herbal Radang Tenggorokan)

  • Parasit dan jamur

Saat Anda berbagi tempat tidur dengan kucing, Anda juga berarti berbagi tempat tidur dengan parasit yang disembunyikan kucing. Beberapa parasit itu akan berdampak buruk bagi diri Anda. Kutu tersebut memang tidak dapat hidup di tubuh manusia, namun mereka dapat mengigit dan meninggalkan bekas yang gatal. Demikian pula tungau cheyletiella yang dapat melompat dari kucing ke manusia. Hal ini dapat menimbulkan ruam dan juga gatal pada kulit. Feline parasit juga dapat menginfeksi manusia. Parasit ini termasuk cacing gelang dan cacing tambang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Ini dapat ditularkan melalui paparan kotoran kucing.

  • Ancaman bagi anak kecil

Anak-anak memang sangat rentan terhadap virus dan bakteri. Maka dari itu, Anda harus menjaganya agar tidak terkena penyakit. Salah satunya dengan cara menjauhkan kucing jika Anda memeliharanya di rumah. Apalagi menjauhkan kucing tersebut pada saat anak Anda sedang tidur. Karena, kucing dapat secara tidak sengaja mencekik anak Anda.

Baca Juga : Masalah Rambut Seperti Ini Bisa Menandakan Adanya Penyakit Tertentu

| Meski Menggemaskan, Jangan Tidur Bareng Kucing, Ini Bahayanya |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *