Mitos Kesehatan Yang Selama Ini Dipercaya Ternyata Salah Kaprah

Selama berabad-abad, banyak mitos kesehatan muncul di masyarakat. Beberapa telah dicoba, diuji, dan diambil sebagai fakta, tetapi yang lain tidak lebih dari fantasi. Inilah sederet Mitos Kesehatan Yang Selama Ini Dipercaya Ternyata Salah Kaprah.

Mitos Kesehatan Yang Selama Ini Dipercaya Ternyata Salah Kaprah

Mitos Kesehatan Yang Selama Ini Dipercaya Ternyata Salah Kaprah | Mitos mengenai kesehatan memang banyak beredar di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan mitos tersebut belum tentu benar. Saking banyaknya beredar mitos kesehatan yang ada di Indonesia, terkadang tanpa sadar membuat beberapa masyarakat menjadi takut atau tidak tahu harus bertindak apa ketika mereka merasakan sakit, karena masih menganut adanya mitos tersebut. Berikut ini beberapa mitos kesehatan yang sering dipertanyakan dan dipercayai masyarakat yang sebetulnya tidak benar :

  • Makan makanan 5 detik jatuh tidak apa-apa

Bakteri telah mencemari makanan dalam milidetik ketika bersentuhan dengan permukaan tempat Anda menjatuhkannya. Meskipun seberapa terkontaminasi makanan tergantung pada kebersihan, makanan basah cenderung menangkap lebih banyak bakteri ketimbang yang kering.

  • Tidak boleh makan es krim saat demam

Menurut James M. Steckelberg, M.D. di situs Mayo Clinic, produk susu beku tidak meningkatkan produksi lendir atau dahak yang menetes ke bagian belakang tenggorokan saat sakit.

Produk susu beku dapat meredakan sakit tenggorokan dan menyediakan kalori saat Anda tidak makan,” tulisnya.

  • Radiasi microwave bikin kanker

Microwave memiliki standar radiasi yang telah ditetapkan Food and Drug Administration yang biasanya tidak berbahaya bagi manusia.

Microwave memanaskan makanan. Mereka tidak mengubah makanan apapun yang tidak dibuat dengan metode memasak lain. Jadi mereka tidak membuat makanan menjadi penyebab kanker,” tulis Cancer Council.

  • Minum delapan gelas sehari

Tidak ada bukti yang benar-benar menjelaskan mengapa Anda harus minum delapan gelas air memilki kaitan dengan kesehatan ginjal dan kulit, atau pada kadar natrium dalam tubuh orang sehat. Bahkan, minum terlalu banyak air dapat membuat Anda berisiko keracunan air dan hiponatremia, karena tingkat natrium dalam darah turun drastis. Sebaiknya, minumlah saat merasa haus dan dehidrasi.

  • Minum alkohol membunuh sel otak

Bukan sel otak yang terpengaruh alkohol, namun neuron. secara teknis, hal itu dapat merusak dendrit, ujung sel otak yang bercabang dan dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan memori. Namun, tidak membunuh sel otak itu sendiri.

  • Brown sugar lebih alami dari gula putih

Warna cokelat tidak membuat brown sugar menjadi lebih alami dan lebih sehat. Satu-satunya perbedaan dengan brown sugar adalah, dia mengandung 5 persen molase atau tetes tebu, diabnding sukrosa 95 persen seperti dalam gula putih. Meskipun molase mengandung sejumlah vitamin dan mineral, hal itu tidak menjadikannya mampu memenuhi porsi kebutuhan asupan nutrisi Anda. Ini membuatnya sama buruknya dengan gula putih.

  • Duduk dekat televisi buruk bagi mata anak

Duduk dekat televisi kebanyakan memberikan sakit kepala karena mata lelah. Namun, menurut American Academy of Opthalmology, anak-anak ternyata lebih fokus ketika duduk lebih dekat tanpa melelahkan mata mereka, tidak seperti orang dewasa.

  • Membunyikan sendi meningkatkan risiko arthiritis

Suara krek yang muncul ketika kita membunyikan jari atau sendi, ditimbulkan karena letusan gelembung yang tidak berbahaya dan meledak di cairan sinovial yang berada di antara sendi-sendi Anda. Jika Anda mendengarnya ketika menarik, membungkuk, atau menekan sesuatu, suara itu tidak berbahaya. Namun retak pada buku jari yang kronis dapat menyebabkan penurunan kekuatan tangan.

  • Tulang mungkin belum patah jika masih bisa digerakkan atau diberikan beban berat

Seringkali Anda mungkin masih bisa meletakkan beban berat di daerah tulang yang pernah patah. Hal ini karena otot, ligamen, dan tendon menahan tulang di tempatnya bersama-sama. Sehingga, tulang yang patah masih bisa bergerak. Namun, untuk menentukan apakah itu baik-baik saja, serta menghindari pergeseran atau dislokasi, sebaiknya periksakan diri ke ahli ortopedi.

  • Duduk lurus cara terbaik hindari sakit punggung

Duduk dengan lurus malah menyebabkan ketegangan pada otot dan sendi. Pastikan kursi Anda berada pada posisi yang membuat lutut membentuk sudut 90 derajat. Sehingga, kaki bisa beristirahat rata di lantai dengan nyaman. Selain itu, buatlah punggung lurus selama dan senyaman yang Anda bisa saja. Itu artinya duduk dengan posisi punggung tidak lurus diperbolehkan dan dapat disesuaikan sepanjang hari. (Obat Program Hamil Terbaik)

  • Makan porsi kecil sepanjang hari lebih bagus daripada makan tiga kali dengan porsi besar

Bukan soal porsi, namun keseimbangan makro dan mikronutrien di setiap waktu makanlah, yang memberi asupan pada tubuh Anda. Memiliki keseimbangan karbohidrat, protein, dan lemak yang baik dapat memastikan Anda bisa melewati hari dengan jumlah nutrisi yang cukup, termasuk vitamin dan mineral.

  • Lari buruk bagi lutut

Ini merupakan kesalahpahaman terbesar. Namun, di beberapa studi menyatakan bahwa berlari meningkatkan risiko terkena arthritis. Ini tidak perlu dipercaya. Kenyataannya, berlari memperkuat dan menstabilkan lutut, serta mencegah cedera dan arthritis di masa depan.

  • Otot berubah jadi lemak ketika Anda gemuk

Otot dan lemak adalah jenis jaringan yang berbeda seperti kulit dan tulang. Orang yang berhenti berolahraga cenderung menjadi gemuk. Ini membentuk lapisan di atas otot yang menutupi mereka dan membuat kesan bahwa otot telah berubah jadi lemak. Namun, apabila seseorang berhenti olahraga untuk waktu yang lama, dia bisa saja kehilangan banyak otot.

  • Air Detoksifikasi cara terbaik membersihkan tubuh dan diet.

Tubuh kita secara alami dirancang untuk mengeluarkan racun berbahaya dari hati, ginjal, dan saluran pencernaan. Namun, semua serat yang berasal dari air detoksifikasi dapat menyebabkan diare dan hilangnya vitamin serta mineral yang keluar dari tubuh. Berat badan yang dirasakan hanyalah bersifat sementara saja. Sistem detoksifikasi alami tubuh mampu membersihkan diri sendiri tanpa memerlukan metode lain.

  • 10 ribu langkah setiap hari

Berjalan 10 ribu langkah merupakan propaganda sejak Olimpiade 1964 untuk orang yang ingin melakukan gaya hidup sehat. Jurnalis kesehatan, Michael Mosley bersama dengan Profesor Rob Copeland dari Universitas Sheffield Hallam menemukan, dengan tiga kali jalan cepat selama 10 menit dengan jarak 2,4 kilometer atau sekitar 3 ribu langkah, Anda akan mendapatkan aktivitas fisik yang lebih kuat dibanding mengambil 10 ribu dengan waktu yang lebih cepat.

Baca Juga : Waspada, Beberapa Masalah Kesehatan Ini Incar Generasi Milenial

Mitos Kesehatan Yang Selama Ini Dipercaya Ternyata Salah Kaprah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *