Terlalu Sering Manicure Berisiko Kena Kanker Kulit

Manicure kerap dijadikan solusi bagi mereka yang tidak ingin kukunya patah dan berantakan. Tapi tahukah anda bahwa Terlalu Sering Manicure Berisiko Kena Kanker Kulit ? Simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Terlalu Sering Manicure Berisiko Kena Kanker Kulit

Terlalu Sering Manicure Berisiko Kena Kanker Kulit | Perawatan tubuh sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak perempuan. Tak terkecuali masalah kuku. Bahkan bagia sebagian orang, keindahan kuku bisa mencerminkan karakter diri. Karena pandangan itu, tak sedikit dari perempuan yang rela menghabiskan waktu dan uang untuk melakukan perawatan kuku di salon. Beberapa dari mereka malah melakukan treatment ini secara rutin.

Tapi, ada persepsi yang menyatakan bahwa terlalu sering melakukan perawatan kuku bisa berisiko kanker. Apakah benar?

Dilansir dari Daily Mail, Rabu (28/3/2018), Praktisi umum Australia, Dr Brad McKay, coba memfokuskan pada pemakaian lampu UV yang biasanya digunakan pada treatment kuku.

Kami menyingkirkan solarium di seluruh Australia karena kami tahu bahwa itu meningkatkan risiko Anda terkena kanker secara pasti,” kata McKay.

Dengan adanya harapan penghapusan sinar UV ini, kami bisa menyingkirkan risiko kanker, tetapi kami masih memiliki beberapa mesin UV di berbagai bidang yang lebih aman,” sambungnya.

Mesin UV yang dibicarakannya adalah yang Anda lihat di salon kuku setempat. Saat gel atau lak cat dilapiskan di kuku, mesin UV ini paling sering digunakan untuk mengatur warna kuku Anda. Dr McKay menjelaskan bahwa sulit mengukur apakah mereka sekuat solarium.

Cahaya sebenarnya cukup bervariasi, Anda bisa mendapatkan berbagai jenis mesin yang berbeda dan tidak ada banyak standardisasi,” katanya.

Dr McKay mengatakan bahwa jika Anda hanya meletakkan tangan Anda di mesin UV hanya selama lima menit setiap kalinya, yang merupakan jumlah rata-rata waktu untuk mengatur gel, maka risiko Anda akan sangat kecil.

Beberapa perempuan tapi mengatakan Anda perlu menaruh tangan di mesin itu selama sekitar 30 menit dan itu yang kemudian menimbulkan masalah yang signifikan,” katanya.

DrMcKay menambahkan, ketika Anda kembali setiap minggu atau memiliki beberapa perawatan dari paparan sinar UV itu dapat terakumulasi dari waktu ke waktu. Sebelumnya seorang juru bicara Dewan Kanker Queensland, Katie Clift, mengatakan kepada The News Courier bahwa wanita harus menerapkan tabir surya di tangan mereka sebelum menggunakan cat kuku.

Mengekspos bagian tubuh apa pun dengan sumber radiasi UV tambahan kemungkinan akan menambah risiko kanker kulit, terutama jika area kulit tersebut telah menerima paparan sinar UV berlebihan seperti terbakar sinar matahari,” katanya.

Baca Juga : Deretan Makanan Yang Justru Bikin Kulit Makin Berminyak

| Terlalu Sering Manicure Berisiko Kena Kanker Kulit |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *